Dude Harlino juga Alyssa Soebandono Ajak Publik Cintai Al-Quran lewat Amazing Quran

JAKARTA – Cinta Quran Foundation, yang dimaksud dipimpin oleh Ustaz Fatih Karim, berada dalam fokus menjalankan kegiatan “Amazing Quran” untuk mengatasi rendahnya minat baca Al Quran di area Indonesia. Ustaz Fatih menjelaskan bahwa masih berbagai publik Indonesia, teristimewa di tempat area pedalaman, yang dimaksud kesulitan mengakses Al Quran atau memahami bacaan Kitab Suci ini.
Menurutnya, minat membaca Al Quran di dalam kalangan umat Islam Indonesia masih sangat rendah, juga hal ini menjadi perhatian utama bagi Cinta Quran Foundation. Dalam sebuah konferensi pers yang mana dijalankan di area Daerah Perkotaan Kasablanka, Jakarta, pada Hari Sabtu (14/12/2024), Ustaz Fatih menyampaikan bahwa sekitar 72 persen umat Islam di area Indonesia masih belum dapat membaca Al Quran dengan baik.
Hal ini merujuk pada data yang mana disampaikan oleh Dewan Masjid Republik Indonesia. Menurutnya, daerah-daerah terpencil rutin kali kurang terjangkau dengan sekolah Al Quran yang memadai, sehingga banyak warga yang masih mengalami kesulitan pada membaca juga memahami isi Al Quran.
Ustaz Fatih juga menceritakan pengalaman pasukan Cinta Quran Foundation yang digunakan terjebak di perjalanan dakwah ke area terpencil seperti Pulau Enggano, yang dimaksud memerlukan waktu 15 jam perjalanan dari pusat Daerah Perkotaan Bengkulu. Di sana, merek menemukan kenyataan bahwa banyak umat Islam yang digunakan belum memahami cara membaca Al Quran dengan benar.
Pengalaman ini menginspirasi Cinta Quran Foundation untuk semakin fokus di menjalankan inisiatif “Amazing Quran” yang dimaksud bertujuan untuk meningkatkan literasi Al Quran dalam seluruh Indonesia. Rencana ini tidaklah cuma dijalankan dalam Indonesia, tetapi juga telah dilakukan diperluas ke luar negeri, seperti pada Daerah Perkotaan Yokohama, Jepang.
Cinta Quran Foundation telah lama menyelenggarakan acara sejenis di dalam beberapa kota besar Indonesia seperti Surabaya, Makassar, lalu Jakarta, dengan jumlah agregat partisipan yang digunakan sangat antusias. Di Ibukota Indonesia kemudian Surabaya, lebih besar dari 2.000 orang hadir, sementara di dalam Makassar tambahan dari 1.000 orang bergabung serta.
Di Yokohama, acara ini juga mencatatkan minat yang digunakan sangat tinggi, dengan target 1.000 peserta. Salah satu tujuan utama dari acara ini adalah untuk memperkenalkan Al Quran terhadap publik Negeri Sakura serta meminta mereka itu untuk mempelajari ajaran Islam.
Ustaz Fatih juga menyebutkan bahwa selain kegiatan membaca Al Quran, Cinta Quran Foundation berada dalam memulai pembangunan Masjid As-Sholihin dalam Yokohama, yang tersebut akan menjadi masjid pertama yang dimaksud dibangun oleh Indonesia di area Jepang.






