Inisiatif sedimentasi pasir laut dinilai naikkan ekonomi warga pesisir

pengerukan sedimentasi pasir laut akan sangat membantu kelancaran alur laut bagi kapal kapal niaga maupun kapal nelayan
Jakarta – Rencana sedimentasi pasir laut yang mana digulirkan Kementerian Kelautan lalu Perikanan (KKP) dinilai dapat meningkatkan taraf hidup juga ekonomi komunitas pesisir.
Ketua Puak Melayu Tanah Air Tengku Muhammad Munis D.H menyatakan nilai ekonomi pasir laut tak sebesar tambang – tambang pada darat seperti tambang emas, batubara, nikel, timah lalu lain lain.
"Dengan adanya kebijakan pemerintah mengizinkan sedimentasi pasir laut untuk diekspor, nilainya pada saat ini meningkat kemudian sangat diharapkan membantu peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir. Rencana sedimentasi pasir laut adalah anugerah bagi masyarakat," ujar Munis di keterangannya pada Jakarta, Rabu
Menurut dia, inisiatif sedimentasi pasir laut akan sangat membantu rakyat Melayu pesisir khususnya yang mana tiada terpencil dari area sedimentasi, mereka itu akan diuntungkan oleh sebab itu kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang tersebut terlibat acara KKP tersebut.
CSR dari perusahaan, tambahnya, nantinya dapat digunakan untuk merancang sarana serta prasarana dalam antaranya memulai pembangunan sarana ibadah, sarana kesehatan, sarana air bersih diantaranya peralatan serta alat tangkap bagi nelayan.
Tengku Munis menegaskan acara sedimentasi pasir laut, tidak ada mengganggu masyarakat. Proyek ini sesuai yg ditegaskan pemerintah adalah inisiatif pembersihan sedimentasi pasir laut, dimana pada beberapa puluh tahun telah dilakukan terbentuk pendangkalan akibat endapan pasir laut pada zona prioritas seperti yang mana telah ditetapkan pemerintah.
"Dengan kebijakan pengerukan sedimentasi pasir laut akan sangat membantu kelancaran alur laut bagi kapal kapal niaga maupun kapal nelayan," ujarnya
Dia menyatakan kegiatan sedimentasi pasir laut akan memberikan dampak positif bagi warga pesisir oleh sebab itu akan melibatkan masyarakat
pada pelaksanaannya nanti.
"Dengan kegiatan ekspor sedimentasi pasir laut kegiatan perekonomian komunitas otomatis juga terlibat terdongkrak naik. Kami yakin kegiatan ekspor sedimentasi pasir laut yg dibuka pemerintah, akan menyebabkan peningkatan ekonomi ke daerah," katanya.
Selain itu, tambahnya, inisiatif sedimentasi pasir laut tidak ada mengganggu anggaran negara baik APBN maupun APBD, sebaliknya justru akan membantu negara dengan adanya pemasukan melalui PNBP sebesar 35 persen dari total kontrak.
Terkait isu lingkungan yang tersebut dikuatirkan sebagian kalangan, ia menyatakan KKP telah melakukan kajian cukup lama. Dengan penentuan zona prioritas wilayah sedimentasi, telah sangat tepat wilayah alur laut mana yang digunakan akan diizinkan untuk direalisasikan penyedotan sedimentasi pasir.
Dia menambahkan acara sedimentasi pasir laut yang ditetapkan pemerintah sudah ada melalui kajian sangat ketat, bahkan setiap perusahaan harus memenuhi semua ketentuan yg ditetapkan pemerintah.
Dari jenis kapal yang digunakan, kedalaman laut hingga cara mengangkut sedimentasi pasir laut semuanya harus mengikuti aturan yang dimaksud ketat.
Bahkan, lanjutnya, sebelum melakukan pengerukan sedimentasi pasir laut, setiap perusahaan harus melakukan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dengan kementerian terkait.
"Program sedimentasi pasir laut tiada akan merusak lingkungan laut, apalagi sampai menenggelamkan pulau. Proyek sedimentasi pasir laut.jelas bukan mengusir kami dari tempat tinggal kami. Publik tidaklah ada yang mana tergusur dengan acara tersebut," katanya.
Artikel ini disadur dari Program sedimentasi pasir laut dinilai naikkan ekonomi warga pesisir






