Jokowi Sahkan Istana Negara IKN, Serahkan Peresmian Kantor Presiden ke Prabowo

Jakarta – Presiden Joko Widodo meresmikan Istana Negara ke Ibu Daerah Perkotaan Nusantara atau IKN, Kalimantan Timur, pada Jumat, 11 Oktober 2024. Jokowi memaparkan peresmian Istana Garuda atau Kantor Presiden di IKN untuk presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Karena Istana Garuda masih pada proses finishing kemudian memungkinkan masih memakan waktu satu bulan ke depan. Maka pada hari ini, saya akan meresmikan Istana Negara terlebih dahulu,” kata Jokowi di IKN, melalui tayangan segera video Sekretariat Presiden.
Dalam acara ini hadir anak buah Prabowo, Sekjen Partai Gerindra, yang mana juga Ketua MPR Ahmad Muzani. Tampak di tayangan langsung, terlihat Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koordinator Lingkup Maritim serta Penyertaan Modal Luhut Pandjaitan, Menteri Agraria dan juga Tata Ruang Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Penanaman Modal Rosan Roeslani, juga Menteri Aspek Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Sesuai jadwal awal hari ini, Jokowi disebut akan meresmikan Istana Negara, Istana Garuda, Rumah Sakit Hermina lalu Rumah Sakit Mayapada. Selain acara peresmian, kepala negara memberikan sambutan di acara forum direktur utama 100 Kompas.
Istana Negara dan juga Istana Garuda pada IKN sudah ada fungsional sejak Juli 2024. Jokowi mengatur dua kali sidang kabinet di kurun tiga bulan di dalam calon ibu kota baru. Ia juga menyelenggarakan HUT RI pada 17 Agustus untuk pertama kalinya pada sejarah dalam IKN.
Baik Istana Negara maupun Istana Garuda berlokasi di dalam zona 1A Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). yang membedakan Istana Garuda dan juga Istana Negara IKN adalah fungsinya. Istana Garuda digunakan sebagai kantor presiden juga ibu negara. Istana Garuda berada pada belakang Istana Negara IKN.
Anggaran gedung Istana Negara beserta Lapangan Upacara mencapai nilai Rupiah 1,34 triliun. Sedangkan Istana Garuda atau Kantor Presiden memakan anggaran sebesar Rupiah 1,56 triliun. Total keduanya Simbol Rupiah 2,90 triliun.
Sebelumnya Jokowi sudah ada menyerukan penandatanganan surat tindakan presiden atau Keppres pemindahan Ibu Pusat Kota dari DKI Jakarta ke IKN terhadap Prabowo Subianto. Eks Pemimpin wilayah Ibukota Indonesia ini beberapa kali menegaskan pemindahan ibu kota harus memperhatikan kesiapan ekosistem.
“Ya, mestinya gitu, (diteken) presiden yang digunakan baru, Pak Prabowo,” kata Jokowi ke IKN, dikutipkan dari keterang persnya, Ahad, 6 Oktober 2024. “Semuanya butuh waktu. Pindah rumah belaka ruwetnya kayak gitu, ini pindah ibu kota.”
Artikel ini disadur dari Jokowi Sahkan Istana Negara IKN, Serahkan Peresmian Kantor Presiden ke Prabowo






