FDA Izinkan Pemasaran 20 Layanan Kantong Nikotin ZYN di dalam Negeri Paman Sam

JAKARTA – Badan Pengawas Solusi dan juga Makanan Negeri Paman Sam ( FDA ) mengizinkan pemasaran 20 barang kantong nikotin bermerek ZYN melalui jalur Premarket Tobacco Product Applications (PMTA) pasca melalui tinjauan ilmiah yang ekstensif pada pertengahan Januari 2025. Ini adalah adalah pertama kalinya FDA mengizinkan barang yang digunakan merupakan kantong serat sintetis kecil berisi nikotin, atau biasa disebut kantong nikotin, yang mana dirancang untuk diletakkan pada antara gusi juga bibir.
FDA menetapkan bahwa ke-20 komoditas yang disebutkan sudah pernah memenuhi standar kondisi tubuh masyarakat, yang secara hukum diwajibkan oleh Undang-Undang Tahun 2009 tentang Pencegahan Merokok lalu Pengendalian Tembakau Keluarga di area AS. Standar ini mempertimbangkan risiko juga khasiat produk-produk bagi populasi secara keseluruhan.
Berdasarkan evaluasi FDA, ke-20 komoditas yang disebutkan miliki jumlah agregat zat berbahaya yang dimaksud lebih besar rendah daripada rokok dan juga sebagian hasil tembakau bebas asap, seperti moist snuff kemudian snus, sehingga barang yang dimaksud memiliki risiko terkena penyakit karsinoma juga penyakit lainnya yang dimaksud lebih besar rendah dari hasil lainnya.
“Untuk dapat menerima izin pemasaran, FDA harus miliki bukti yang mana cukup bahwa item baru yang dimaksud menawarkan kegunaan yang mana lebih tinggi besar bagi kemampuan fisik warga daripada risikonya,” ujar Direktur Kantor Sains di area Pusat Sistem Tembakau FDA, Matthew Farrelly di keterangannya, hari terakhir pekan (31/1/2025).
“Dalam persoalan hukum ini, data menunjukkan bahwa item kantong nikotin ini memenuhi standar yang dimaksud dengan memberikan khasiat bagi konsumen dewasa yang menggunakan rokok dan/atau barang tembakau bebas asap lalu sepenuhnya beralih ke produk-produk ini,” sambung Matthew.
Selain itu, FDA menemukan bahwa pemohon menunjukkan bahwa item kantong nikotin ini berpotensi memberikan khasiat yang cukup bagi konsumen dewasa yang digunakan merokok dan/atau menggunakan komoditas tembakau bebas asap lainnya untuk mengatasi risiko item tersebut.
“Sangat penting bagi produsen untuk memasarkan hasil ini secara bertanggung jawab guna menghindari penyelenggaraan oleh remaja,” kata Direktur Pusat Layanan Tembakau FDA, Brian King.
Meskipun langkah FDA ini mengizinkan ke-20 item ZYN untuk dipasarkan secara legal dalam Negeri Paman Sam untuk konsumen dewasa berusia 21 tahun ke atas, hal ini tidak berarti hasil tembakau ini aman ataupun disetujui oleh FDA. nTidak ada produk-produk tembakau yang dimaksud aman; remaja tidak ada boleh menggunakan komoditas tembakau lalu orang dewasa yang mana tidaklah menggunakan hasil tembakau tak boleh memulai kebiasaan ini.






