Anak SBY, Adik AHY Jadi Wakil Ketua MPR, Rekam Jejak Politik Edhie Baskoro Yudhoyono

Jakarta – Putra bungsu Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, resmi terpilih sebagai Wakil Ketua MPR RI Fraksi Partai Demokrat periode 2024-2029. Ibas dilantik dengan tujuh delegasi ketua MPR RI lainnya di dalam Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis, 3 Oktober 2024.
“Semoga kita sebagai anggota MPR RI kemudian seluruh rakyat yang mana ada di dalam Indonesi dapat menguatkan idealisme kita tentang kebangsaan, sekaligus kita juga harus bergerak lalu bekerja keras menegaskan kesejahteraan juga keadilan dapat dirasakan di seluruh tanah air,” kata Ibas, seperti diambil dari Antara.
Di banding sang kakak, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, nama Ibas memang benar kurang dikenal publik. Namun, prestasinya ke perpolitikan Nusantara justru tambahan melejit. Ibas tercatat sebagai politikus dengan perolehan ucapan terbanyak secara nasional pada pemilihan 2009. Prestasi itu diulangnya lagi pada Pemilihan Umum 2024.
Lantas seperti apa perjalanan karier urusan politik juga harta kekayaan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas yang digunakan tak kalah dengan AHY walau namanya kurang terdengar ini?
Jejak karier Ibas
Dilansir dari laman resmi pribadinya, Edhiebaskoro.com, karier Ibas pada perpolitikan diawali dengan penunjukan dirinya sebagai Ketua Departemen Kaderisasi Partai Demokrat. Kala itu beliau sukses menyelenggarakan Kongres kedua Partai Demokrat dalam Bandung pada 2010. Ia kemudian ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal, juga jadi parpol termuda dalam Indonesia.
Sebagai anggota legislatif, kariernya dimulai dengan menjadi Anggota Komisi I DPR RI periode 2009-2014. Saat itu namanya meramaikan pemberitaan pada berubah-ubah media massa sebab meraih ucapan terbanyak pada pilpres tahun tersebut. Kala itu, Ibas berhasil memperoleh kata-kata banyaknya 327.097 suara.
Setelah genap ke periode pertamanya sebagai anggota dewan, Ibas lanjut ke periode kedua serta ketiga. Ibas terpilih kembali pada Pemilihan Umum 2014 sebagai Anggota DPR RI lalu bertugas pada Komisi X DPR RI periode 2014-2015. Serta, kembali terpilih pada pemilihan 2019 kemudian bertugas di Komisi VI DPR RI periode 2019-2024.
Pada pemilihan raya 2024, berubah menjadi caleg dari Partai Demokrat untuk dapil Jawa Timur VII, Ibas berhasil memperoleh pendapat terbanyak ke seluruh Indonesia menurut Sistem Pengetahuan Rekapitulasi (Sirekap) KPU. Dia berhasil mengoleksi pernyataan sementara banyaknya 249.345 dana melenggang ke Senayan untuk periode keempatnya.
Sebagai anggota dewan, jabatan yang pernah diembannya yaitu Anggota Komisi I DPR RI periode 2009-2014, Anggota Komisi X DPR RI periode 2014-2019, Ketua Fraksi Partai Demokrat periode 2014-2019, Anggota Komisi VI DPR RI periode 2019-2024, Wakil Ketua Banggar DPR RI periode 2019-2024, serta Ketua Fraksi Partai Demokrat periode 2019-2024. Serta teranyar sebagai Wakil Ketua MPR RI Fraksi Partai Demokrat.
Adapun jejak kariernya pada Partai Demokrat yaitu berubah menjadi anggota sejak 2001, Koordinator Wilayah DKI Jakarta, Koordinator Wilayah Jawa Timur, Ketua Departemen Kaderisasi DPP Partai Demokrat periode 2005-2019, Ketua Komisi Pemenangan pemilihan Partai Demokrat periode 2014-2019, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat periode 2010-2015, kemudian terkini sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat periode 2020-2025.
Selain bergerak sebagai anggota legislatif, Ibas juga terlibat di kepengurusan lembaga pemerintah Kamar Dagang juga Industri atau Kadin Indonesia. Dia pernah jadi Kepala Pengembangunan Industri Derivatif Pertanian KADIN Indonesi periode 2008-2010 juga juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang kemudian Industri (Kadin) Tanah Air Area Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya, lalu Olah Raga untuk periode 2010-2015.
Ibas juga bergerak berorganisasi antara lain pernah jadi Kepala Departemen Pengabdian Warga juga Olahraga Generasi Muda Wadah Komunikasi Putra Putri TNI serta POLRI (GM-FKKPI) periode 2007-2012, Dewan Pertimbangan GM-FKKPI periode 2012-2018 lalu periode 2019-2024, dan juga merupakan Ketua Area Keamanan dan juga Keselamatan Pertemuan Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) periode 2021-2026.
Harta Kekayaan Ibas
Dilansir dari laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara elektronik (e-LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ibas diketahui pertama kali menyampaikan jumlah keseluruhan hartanya pada waktu terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014.
Total kekayaannya kala itu sebesar Mata Uang Rupiah 5.277.733.943 per 7 Desember 2009. Jumlah hartanya selama menjabat anggota majelis pada periode kedua yakni 2014-2019, yaitu Rupiah 10.249.656.151 per 27 November 2014, Simbol Rupiah 32.975.385.811 per 31 Desember 2018, dan juga Rupiah 33.604.798.552 pada 31 Desember 2019.
Sedangkan pada periode 2019-2024, total hartanya selama dua tahun berturut-turut, yaitu Simbol Rupiah 36.602.681.021 per 31 Desember 2020 lalu Rupiah 42.574.752.850 per 31 Desember 2021. Setahun kemudian, kekayaan Ibas meningkat tajam hingga menyentuh hitungan Mata Uang Rupiah 320.441.461.439 per 31 Desember 2022 atau bertambah sekitar Rupiah 277 miliar.
Teranyar, harta dari putra bungsu Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, yang mana dilaporkan ke KPK mencapai Rupiah 317.437.606.540 per 18 Maret 2024.
Berikut rincian harta Ibas pada 2024:
– Tanah lalu bangunan: Mata Uang Rupiah 19.602.107.000.
– Alat transportasi serta mesin: Rupiah 3.575.000.000.
– Harta berpindah lainnya: Simbol Rupiah 13.525.000.000.
– Surat berharga: Rupiah 7.648.000.000.
– Kas kemudian setara kas: Mata Uang Rupiah 278.445.799.762.
– Harta lainnya: Rupiah 1.813.699.778.
– Utang: Simbol Rupiah 7.172.000.000.
Dalam LHKPN-nya, Ibas mengaku mempunyai 28 bidang tanah dan/atau bangunan. Aset-aset properti yang dimaksud tersebar dalam Bandung (Jawa Barat), Bogor (Jawa Barat), Pacitan (Jawa Timur), Ponorogo (Jawa Timur) dengan luas berkisar antara 100 hingga 20.500 meter persegi.
Suami dari Siti Rubi Aliya Rajasa atau menantu Hatta Rajasa yang disebutkan juga mengoleksi enam unit alat transportasi, meliputi kendaraan beroda dua Road Bike Cervelo (2020), kendaraan beroda dua Road Bike S-Works (2020), kendaraan beroda dua Brompton (2020), mobil Golf Club Car (2020), mobil KIA EV9 (2023), juga mobil Mini Cooper Electric EV (2023).
MELYNDA DWI PUSPITA | SHARISYA KUSUMA RAHMANDA I HAN REVANDA PUTRA
Artikel ini disadur dari Anak SBY, Adik AHY Jadi Wakil Ketua MPR, Rekam Jejak Politik Edhie Baskoro Yudhoyono






