Tim Tszyu Kalah TKO, Bakhram Murtazaliev Tantang Terence Crawford

Tim Tszyu kalah TKO, Bakhram Murtazaliev menantang Terence Crawford untuk membuktikan siapa yang mana pantas menjadi raja kelas welter super. Bakhram Murtazaliev bertanya terhadap para penggemarnya hari ini, apakah mereka itu ingin ia menghadapi Terence Crawford berikutnya, serta banyak yang dimaksud menjawab setuju.
Namun, merek meragukan Terence Crawford (41-0, 31 KO) akan mau bertarung melawan Murataliev yang tersebut tak terkalahkan (23-0, 17 KO) setelahnya apa yang tersebut dilakukannya terhadap mantan juara WBO kelas 69,8 kg, Tim Tszyu, pada tanggal 19 Oktober lalu. Bakhram berulang kali menjatuhkan Tim Tszyu sebelum menghabisi mantan juara tersebut.
Bakhram Murtazaliev adalah “Monster” yang sebenarnya di dalam kelas 69,8 kilogram, bukanlah Crawford. Tidak diragukan lagi siapa petarung yang tambahan baik di area antara keduanya. Turki Alalshikh akan menimbulkan dunia menjadi lebih banyak baik jikalau ia memberi Crawford tawaran yang dimaksud tidak ada dapat ditolaknya untuk bertarung melawan Murtazaliev.
Crawford bukan akan pernah setuju untuk bertarung melawan Murataliev tanpa Turki bersikeras untuk menghadapinya. Jika beliau tidaklah ingin naik ke kelas 168 untuk membuktikan dirinya melawan para pembunuh pada kelas yang disebutkan untuk mendapatkan pertarungan melawan Canelo, maka beliau harus bertarung satu atau dua kali.
Murtazaliev adalah salah satu yang tersebut harus dinegosiasikan oleh Turki agar Crawford dapat bertarung dengan Crawford, sebab penampilan petinju jika Nebraska yang dimaksud baru-baru ini atau kurangnya penampilannya ketika menghadapi mantan juara WBA kelas 69,8 kg, Israil Madrimov, pada tanggal 3 Agustus lalu, menunjukkan bahwa ia tidaklah akan mampu untuk naik dua kelas untuk bertarung melawan Canelo dalam kelas 76,2 kg.
Ujian yang lebih lanjut baik adalah dengan melemparkan Crawford ke di pertarungan dengan Murtazaliev kemudian mengawasi bagaimana beliau menghadapi sang Raja divisi ini. Orang awam mengira Crawford adalah Raja divisi 69,8 kilogram. Tapi beliau jelas bukan.
Turki, masukkan belaka Crawford ke di ring dengan Murataliev, seperti sedang memberi makan hiu, kemudian saksikan kehebohannya. Para penggemar yang dimaksud benar-benar dapat memikirkan hal itu percaya bahwa Terence sudah pernah diberi terlalu banyak pujian menghadapi kemenangannya melawan Errol Spence kemudian Shawn Porter. Itulah kemenangan terbaik Crawford ketika mengalahkan Madrimov.






