Viral! Pasangan Homoseks Dipukuli Massa hingga Tewas, Bermula dari Adegan Mobil Bergoyang

YAOUNDE – Dua orang pria pasangan homoseksual sudah pernah diarak serta dipukuli massa hingga tewas di area Kamerun. Amuk massa mengerikan ini direkam juga videonya telah dilakukan tersebar luas di tempat media sosial.
Kedua korban tersebut, yang diduga anggota komunitas LGBTQI (lesbian, gay, biseksual, transgender, queer/questioning, kemudian interseks), ditangkap massa di dalam Ibu Daerah Perkotaan Kamerun, Yaoundé, setelahnya dituduh melakukan hubungan seks sesama jenis pada pada mobil.
Awalnya, orang-orang yang digunakan lewat mengira kedua korban, yang dimaksud keduanya berusia sekitar 40 tahun, sedang mengobrol pribadi di area pada kendaraan setelahnya mengundurkan diri dari dari bar makanan ringan tempat merekan berhenti untuk minum.
Namun, merekan segera menyadari kendaraan itu bergoyang, yang dimaksud menggerakkan massa yang disebutkan untuk mendekat serta mendapati kedua pria itu sedang melakukan tindakan seksual.
Massa yang mana marah dengan cepat mengepung mobil, menarik mereka itu keluar, juga mulai memukuli mereka itu sebelum polisi turun tangan serta menangkap kedua korban sebagai pengamanan.
Namun, merek segera dibebaskan dan juga ada ramalan bahwa mereka telah terjadi menyuap polisi agar dibebaskan—yang merupakan praktik umum di area Kamerun, tempat para pria gay secara teratur diperas oleh pihak berwenang untuk menghindari penangkapan.
Massa itu meninjau kedua pria itu lagi ketika merek menuju mobil merekan kemudian menyerang merekan dengan kasar, menelanjangi mereka, serta memukuli mereka hingga tewas.
Amuk massa yang dimaksud berujung pada kematian kedua korban telah terjadi memicu kemarahan lalu kecaman dari para aktivis juga organisasi hak asasi manusia (HAM)—yang mendesak anggota komunitas LGBTQI untuk berhati-hati guna mengurangi insiden mirip di area masa mendatang.
Jane, seseorang aktivis, mengungkapkan terhadap news.com.au, Hari Minggu (3/11/2024), bahwa hukuman berakhir terhadap individu LGBTQI adalah sesuatu yang mana rutin dimaklumi di dalam penduduk Afrika.






