Otomotif

Kadek Adi Asih rebut perunggu Piala Global Panjat Tebing 2025

Nusa Dua, Bali – Atlet Indonesia Kadek Adi Asih merebut medali perunggu pada final disiplin speed putri Piala Planet Panjat Tebing 2025 pada Pulau Peninsula, Nusa Dua, Wilayah Badung, Bali.

"Saya tak menyangka dapat medali dan juga ini Piala Planet pertama yang tersebut saya ikuti," kata Kadek Adi Asih setelahnya upacara pengalungan medali pada podium Piala Planet Panjat Tebing 2025 pada Nusa Dua, Bali, Sabtu.

Pada putaran perebutan medali perunggu, atlet jika Desa Gitgit, Daerah Buleleng, Bali itu mengalahkan lawannya jika Korea Selatan, Jeong Jimin.

Menggunakan papan B, atlet berusia 19 tahun itu mencatatkan waktu 7.27 detik, sedangkan lawannya 9.00 detik.

Mengenakan nomor punggung 140, ia meraih medali pasca lawannya terpeleset dan juga memberi prospek bagi dirinya untuk mempercepat tensi hingga menduduki peringkat ketiga kompetisi bergengsi bumi itu.

Sebelumnya, ia menyeberangi sesi kualifikasi dengan mulus lalu masuk 16 besar dengan catatan waktu yang tambahan baik yakni 7.00 detik.

Pada sesi 16 besar, Ia berhasil memperbaiki catatan waktu 6,91 detik lalu mengalahkan duta Polandia, Chudziak yang terpelesat lalu tidak ada bisa saja melanjutkan laga.

Pada sesi perempat final, Kadek berhadapan dengan rekan seniornya Susan Nurhidayah.

Ia kemudian melaju ke semifinal dengan catatan waktu 6,96 detik, sedangkan Nurhidayah terhentikan akibat terpeleset juga bukan sanggup melanjutkan pertandingan.

Pada fase semifinal, ia mencatatkan waktu 7.32 detik, dikalahkan atlet dengan syarat China, Zhou Yafei dengan catatan waktu lebih tinggi baik 7.28 detik.

Kadek akhirnya merebut medali perunggu pada perebutan peringkat ketiga atau small final mengalahkan duta dari Korea Selatan, Jeong Jimin.

Indonesia menurunkan 31 atlet yang terdiri dari 10 atlet speed putra, sembilan atlet speed putri, lalu tiap-tiap enam atlet lead putra dan juga putri.

Dari sembilan perwakilan speed putri itu, empat dalam antaranya melaju ke putaran final Kadek Adi Asih, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Alivany Ver Khadijah kemudian Susan Nurhidayah.

Namun, semata-mata Kadek Adi yang lolos ke sesi final serta merebut medali perunggu piala bumi pertamanya.

Artikel ini disadur dari Kadek Adi Asih rebut perunggu Piala Dunia Panjat Tebing 2025

Related Articles

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan