PGN-Krakatau Steel Kembangkan Infrastruktur LNG pada Kawasan Pelabuhan

JAKARTA – PT Organisasi Gas Negara Tbk ( PGN ) juga PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melalui melalui anak usahanya, PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), menjalin kerja serupa pengembangan bursa juga infrastruktur gas bumi dalam kawasan pelabuhan. Kerja serupa ini merupakan langkah bergerak PGN memperluas layanan gas bumi ke wilayah baru.
Dalam kolaborasi ini, PGN juga KBS akan mengembangkan infrastruktur landbase LNG yang mencakup sarana regasifikasi, bunkering, dan juga infrastruktur pendukung lainnya dalam Terminal Cigading 1 kemudian Terminal Cigading 2, Cilegon, Banten. Kawasan ini dinilai strategis lantaran sudah mempunyai jaringan pipa gas bumi sehingga peluang penyerapan gas bumi semakin besar.
Diharapkan, penyerapan tenaga kerja juga perkembangan perekonomian setempat pun akan lebih besar optimal. Untuk area Cilegon sendiri, PGN sudah melayani lebih besar dari 10.000 pelanggan rumah tangga, komersial serta industri, dengan penyerapan gas mencapai 54 BBTUD.
“Pemanfaatan pelabuhan untuk konstruksi landbase LNG sangat potensial juga diperlukan, mengingat keperluan LNG untuk memenuhi pasokan gas ke wilayah-wilayah yang dimaksud jarak jauh dari jaringan pipa,” ungkap Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko, di keterangan pers, Hari Sabtu (15/3/2025).
Arief mengatakan, ketika ini keperluan gas bumi dalam Indonesia, khususnya di area Pulau Jawa, cukup tinggi. Namun, pemenuhan keperluan gas di tempat beberapa wilayah tidak ada terus-menerus dapat dijalankan melalui jaringan pipa, melainkan menggunakan moda lain seperti LNG.
Terkait kerja identik antara keduanya, Arief menyatakan bahwa PGN mempunyai sejarah sinergi panjang, termasuk di pengaplikasian hasil baja Krakatau Steel untuk infrastruktur jaringan pipa gas. Dalam proyek ini, imbuh dia, PGN juga berjanji meningkatkan Derajat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dengan mengutamakan pemanfaatan item di negeri.
“Sinergi ini juga merupakan implementasi dari Asta Cita, yang tersebut bertujuan untuk mencapai ketahanan energi nasional yang mana mandiri. Untuk itu, kami siap menyediakan prasarana kepelabuhanan untuk permintaan LNG yang dikelola oleh PGN,” ujar Direktur Utama Karakatau Steel Muhamad Akbar Djohan.






