Survei: Hampir tiga perempat warga Prancis yakin Amerika Serikat tidak sekutu lagi

Wilayah Moskow – Sebanyak 73 persen warga Prancis meyakini bahwa Amerika Serikat (AS) juga Prancis tidaklah lagi menjadi sekutu, menurut survei Elabe yang dijalankan untuk stasiun televisi BFMTV.
Sekitar total yang tersebut identik dari responden juga mengaku "terkejut" dengan perdebatan sengit antara Presiden AS, Donald Trump, serta Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menurut laporan yang dimaksud dirilis pada Selasa.
Survei yang disebutkan dilaksanakan pada 3-4 Maret dengan melibatkan 1.009 responden.
Pada hari terakhir pekan lalu, pembicaraan antara Trump serta Zelenskyy di area Washington mengalami kegagalan pasca keduanya terlibat adu mulut pada depan awak media di tempat Ruang Oval.
Dalam perdebatan sengit itu, Zelenskyy dikritik dikarenakan dianggap kurang berterima kasih melawan bantuan Amerika Serikat kemudian bersikap tidak ada hormat di dalam Gedung Putih.
Akibat insiden itu, Zelenskyy diminta meninggalkan ruangan, sementara Trump membatalkan penandatanganan kesepakatan mineral tanah jarang yang mana sebelumnya telah dilakukan diratifikasi oleh pemerintah Ukraina.
Trump juga menyatakan bahwa Zelenskyy tak akan diterima kembali di area Gedung Putih hingga ia "siap untuk berdamai."
Pada Selasa, Zelenskyy menyatakan penyesalan melawan rapat yang dimaksud tidaklah berjalan sesuai rencana dengan Trump pada Gedung Putih serta menyatakan kesediaannya untuk segera duduk kembali di dalam meja perundingan.
Sumber: Sputnik-OANA






