Statistik Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol Terungkap: Angka 8-4 Itu Lelucon

Statistik pukulan Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol terungkap, pada waktu Turki Alalshikh menyatakan bahwa kebijakan juri yang mana kontroversial itu tidak ada adil. Promotor Eddie Hearn dan juga Frank Warren memberikan pendapat mereka tentang hasil kontroversial ini.
Artur beterbiev mengalahkan Dmitry Bivol melalui langkah mayoritas yang dimaksud kontroversial tadi malam. Petinju berusia 39 tahun yang bertubuh kekar ini merebut sabuk WBC, IBF dan juga WBO milik Bivol juga menjadi juara kelas berat ringan yang mana tak terbantahkan.
Hasil pertandingan ini menjadi perdebatan sengit, dengan promotor Eddie Hearn yang tersebut merasa jijik serta mengatakan penilaian juri sebagai “lelucon”. Salah satu juri memberi nilai imbang 114-114, sementara dua juri lainnya memberi nilai 115-113 serta 116-112 untuk Beterbiev.
Namun, statistik pukulan yang digunakan dikumpulkan oleh CompuBox, menunjukkan betapa dekatnya banyak ronde yang dimaksud terjadi. Dalam delapan dari 12 ronde, kedua petarung ini dipisahkan oleh empat atau kurang pukulan yang mendarat.
Sementara Beterbiev melontarkan ukuran pukulan yang tersebut terpencil tambahan besar, Bivol lebih lanjut akurat selama 12 ronde. Beterbiev mendaratkan 137 dari 682 pukulan yang dilontarkan, dengan tingkat akurasi sebesar 20 persen. Sementara itu, Bivol mendaratkan 141 dari 417 pukulan yang mana dicoba, memberinya akurasi 34 persen. Di antara dia yang mengomentari hasil akhir pertandingan adalah supremo Arab Saudi, Turki Alalshikh.
Setelah pertandingan, ia bersumpah untuk mengadakan pertandingan ulang, mengungkapkan terhadap DAZN: “Ini adalah salah satu pertarungan terbaik di 20 tahun terakhir, menurut saya, namun menurut saya hasilnya tidaklah adil. Kedua petarung itu seperti saudara saya, tetapi saya pikir Bivol menang dua ronde lebih tinggi banyak. Saya akan fokus lalu saya akan mencoba untuk melakukan pertandingan ulang. Jika mereka itu menerimanya, kami akan melakukannya.”
Bahkan promotor Queensberry, Frank Warren, setuju dengan rivalnya di area Matchroom, Hearn, bahwa hasil penilaian yang dimaksud tidaklah benar. Ia mengatakan: “Saya memberikannya untuk Bivol dengan beberapa ronde. Angka 8-4 itu sangat tak masuk akal. Semua orang pada sekitar ring mengira Bivol sudah pernah memenangkannya setidaknya dengan dua ronde.”
”Seharusnya ada pertandingan ulang oleh sebab itu itu adalah pertarungan yang dimaksud berkualitas. Kemampuan yang digunakan brilian dari Bivol, jab-nya luar biasa. Artur di beberapa ronde terakhir menyatakan bahwa itu adalah tenggelam atau berenang. Angka 8-4 adalah sebuah lelucon. Sangat buruk ketika Anda mendapatkan laga seperti itu kemudian berakhir dengan kontroversi,”ujarnya.






