Ramon Cardenas Terjadi Kerusakan Rekor Tak Terkalahkan Bryan Acosta!

Ramon Cardenas merusak rekor tak terkalahkan Bryan Acosta pada pertarungan sengit. Ramon Cardenas masih mengingat bagaimana rasanya sebuah KO.
Rasanya seperti tiada ada apa-apa; anda belaka mengedipkan mata serta anda telah berada dalam melawan kanvas. Cardenas tahu bahwa apa yang tersebut dikatakan kepadanya adalah akurat. Ia juga menemukan bahwa, pasca itu, ia mempunyai keberanian untuk bangkit juga terus bertarung.
“Saya gegabah dengan tangan kiri saya juga menjatuhkannya. Ia datang dengan sebuah hook kanan serta saya tergelincir untuk pertama kalinya di karier saya,” kata Cardenas tentang pukulan tersebut, yang dimaksud sebenarnya adalah sebuah hook kiri yang tersebut melebar juga mengenai pelipisnya.
“Itu terjadi, saya tersenyum juga bangkit.”
Cardenas mengatasi knockdown pertama pada kariernya dengan mengalahkan Bryan Acosta yang dimaksud mempunyai determinasi tinggi melalui langkah mutlak pada hari Sabtu, di dalam Boeing Center, Tech Port, di laga utama ProBox TV.
Dua juri memberi nilai 95-94 untuk laga yang tersebut berlangsung selama 10 ronde di divisi bulu junior, sementara juri ketiga memberi kemenangan 97-92 bagi Cardenas. Kemenangan ini mengakibatkan rekor Cardenas menjadi 26-1 (14 KO), sementara Acosta menelan kekalahan untuk pertama kalinya kemudian menyebabkan rekornya menjadi 20-1 (8 KO).
Cardenas, yang tersebut kembali berlaga di dalam kota kelahirannya, San Antonio, setelahnya dua laga beruntun pada Florida, memiliki keunggulan teknis berhadapan dengan lawannya yang digunakan lebih lanjut tinggi sejak awal, dengan menggunakan jab-nya untuk memproduksi Acosta kehilangan keseimbangan. Ia mencetak pernyataan pertama di laga ini pada ronde pertama, menggoyahkan Acosta dengan pukulan kanan balasan ketika Acosta terlalu berlebihan di melontarkan jab-nya.
Acosta, walau menurunkan berat badannya pasca bertarung dengan berat badan 57,1 kilogram, meningkatkan serangannya pada Ronde 2, namun masih menerima serangan balik dengan pukulan kanan. Cardenas mengikuti saran pelatihnya, Joel Diaz, pada ronde ketiga, dengan tetap memperlihatkan berada di area bawah serta mengincar hook kiri ke arah tubuh, yang berhasil menyarangkan serangan hook kiri ke arah atas.






