YouTube Perketat Aturan Soal Konten Judi Online

SINGAPURA – YouTube, media berbagi video, mengumumkan kebijakan terbaru terkait perjudian online untuk melindungi pengguna dari konten yang digunakan berpotensi membahayakan.
Menurut pengumuman tersebut, penguatan kebijakan yang dimaksud ada mengenai konten perjudian daring pada sistem akan berlaku pada tanggal 19 Maret dalam seluruh dunia.
“Berdasarkan kebijakan kami ketika ini terkait barang atau jasa ilegal atau yang tersebut diatur, kami bukan mengizinkan metode apa pun untuk mengarahkan pemirsa segera ke situs web atau perangkat lunak perjudian yang digunakan bukan dikenali oleh Google. Hal ini termasuk URL, tautan teks kemudian gambar, tampilan visual (termasuk logo) atau referensi lisan.”
“Harap diperhatikan bahwa konten yang mana menjanjikan keuntungan dapat dihapus terlepas dari apakah situs web atau aplikasi mobile perjudian daring yang disebutkan disetujui oleh Google,” kata pengumuman itu.
YouTube milik Google menyatakan bahwa konten yang mana tiada melanggar Pedoman Komunitas, tetapi masih menampilkan perjudian kasino daring dan juga memperkenalkan aplikasi mobile terkait dapat dikenakan batasan usia.
“Ini berarti bahwa konten perjudian daring (termasuk taruhan olahraga daring serta penggambaran perjudian fisik) tidaklah dapat dilihat oleh pengguna yang tiada masuk atau pengguna yang tersebut berusia di dalam bawah 18 tahun.
“Kami memahami bahwa pembaruan ini dapat memengaruhi kreator konten yang berfokus pada perjudian daring seperti permainan serta program kasino, tetapi kami yakin pembaharuan ini merupakan langkah penting pada melindungi komunitas, khususnya pemirsa muda.”
“YouTube berjanji untuk memperkuat pembuat konten sekaligus memverifikasi platform digital yang digunakan aman kemudian bertanggung jawab bagi semua,” kata pengumuman itu.
Langkah yang digunakan diambil YouTube ini sejalan dengan upaya berkelanjutan pemerintahan MADANI untuk memerangi aktivitas perjudian daring.
Pemerintah telah lama mengambil tindakan penting termasuk memperkenalkan Lisensi Pemberi Layanan (ASP) Kelas C untuk penyedia layanan media sosial juga arahan internet dalam Malaya lalu mengesahkan Undang-Undang Ketenteraman Melalui Internet 2024 oleh Parlemen pada 12 Desember tahun lalu, yang digunakan bertujuan untuk meningkatkan keamanan daring bagi penduduk Malaysia.
- SafetyCore Fitur untuk Menangkal Konten Sangat Merugikan Diperkenalkan
- YouTube di dalam TV: Lebih Populer daripada di area Ponsel






