Siloam Jantung Diagram Maju Gelar Heart Festival 2024, Serukan Gaya Hidup Optimal

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, Siloam Jantung Diagram hari ini dengan bangga sukses menyelenggarakan Heart (Health, Education and Art) Festival 2024. Selain mempertegas posisinya sebagai pusat layanan kardiovaskular terdepan di area Indonesia, acara ini sekaligus menjadi salah satu wujud komitmen Siloam Jantung Diagram pada menyediakan perawatan berkualitas tinggi yang digunakan berfokus pada kepuasan pasien kemudian keunggulan layanan.
Penyakit jantung masih menjadi faktor utama kematian di dalam Indonesia. World Health Organization (WHO) pada 2021, mencatatkan data bahwa penyakit jantung menyebabkan nomor kematian mencapai 17,8 jt setiap tahunnya. Kementerian Bidang Kesehatan Indonesia juga mengeluarkan data di area tahun 2023, yang digunakan melaporkan 650.000 kematian per tahunnya, atau satu dari tiga kematian di tempat seluruh dunia. Angka ini menekankan urgensi tindakan pencegahan kemudian penanganan untuk mengempiskan dampak penyakit jantung pada kebugaran masyarakat.
“Semakin meningkatnya prevalensi penyakit jantung koroner di area Indonesia menggalakkan Siloam Jantung Diagram untuk menciptakan wadah edukatif, pada mana publik dapat bertemu dengan segera dengan pasukan dokter terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Kami berharap melalui Heart Festival 2024, masyarakat, teristimewa yang digunakan berdomisili pada wilayah Cinere, Ibukota Selatan, Tangerang Selatan kemudian sekitar, semakin memahami pentingnya pencegahan lalu deteksi dini penyakit jantung,” kata Direktur RS Siloam Jantung Diagram dr. Hoyi Siantoresmi.
Dalam kegiatan Heart Festival 2024, Siloam Jantung Diagram menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti senam jantung sehat, pemeriksaan serta edukasi kesehatan, dan juga konsultasi segera dengan dokter. Melalui rangkaian acara ini, Siloam Jantung Diagram juga menunjukkan bahwa layanan kondisi tubuh jantung berstandar internasional dapat diakses dengan mudah oleh penduduk Indonesia.
Siloam Jantung Diagram menyediakan layanan kardiovaskular yang dimaksud komprehensif, dengan dukungan dokter spesialis dari berbagai subspesialistik untuk menangani berbagai hambatan jantung dan juga pembuluh darah. Dengan akreditasi Paripurna, rumah sakit ini menjamin kualitas pelayanan yang tersebut prima serta konsisten bagi setiap pasien.
Berbeda dengan rumah sakit lain, Siloam Jantung Diagram memiliki Layanan Dokter Jantung Siaga 24/7, di area mana dokter spesialis jantung standby selama 24 jam sehari lalu 7 hari pada seminggu, untuk melayani pasien darurat.
“Kami juga mampu melakukan Primary PCI (kateterisasi jantung yang dimaksud diadakan segera setelahnya serangan jantung) sesuai dengan standar mutu, yaitu di dalam bawah 90 menit. Selama ini, Siloam Jantung Diagram rata-rata berhasil melampaui standar tersebut, sehingga dapat meminimalisir risiko kematian lalu melakukan konfirmasi penanganan cepat juga tepat waktu,” ungkap Hoyi.
Dilengkapi teknologi medis terkini lalu didukung oleh regu ahli, Siloam Jantung Diagram mencatat prestasi unggulan dengan tingkat keberhasilan operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG) atau operasi bypass jantung sebesar 98,8%, melampaui rata-rata global, juga memperkokoh posisinya sebagai rumah sakit terpercaya pada bidang pelayanan jantung lalu pembuluh darah di tempat Indonesia.
Siloam Jantung Diagram juga mengedepankan pendekatan holistik lalu terintegrasi di menyediakan layanan jantung juga pembuluh darah. Dilengkapi dengan infrastruktur medis yang tersebut modern seperti Catheterization lab (Cathlab), Operating Theatre, Hemodialysis Unit, juga Cardiac Medic Rehabilitation Facility, Siloam Jantung Diagram terus memacu komitmennya pada pemulihan optimal pasiennya.
“Selain dapat memanfaatkan seluruh prasarana dan juga layanan unggulan Siloam Jantung Diagram, kami berharap rakyat juga dapat menjalani gaya hidup lebih lanjut sehat dan juga proaktif pada menjaga kemampuan fisik jantung. Dengan Heart Festival 2024 ini, kami optimis dapat berkontribusi menurunkan bilangan prevalensi penyakit jantung koroner di area Indonesia,” tutup Hoyi.






