Gandeng DJI, BYD Hadirkan Lingyuan Sistem Drone Lanjutan

JAKARTA – BYD , meluncurkan “Lingyuan,” sistem peluncuran drone yang dimaksud dipasang di dalam kendaraan yang digunakan dikembangkan bekerja sebanding dengan DJI. Untuk ketika ini, sistem ini akan dijual dalam lingkungan ekonomi China pertama kali untuk model BYD.
Dalam video iklan BYD yang mana diposting ulang oleh saluran YouTube ShanghaiEye, diperlihatkan sekilas kendaraan pintar masa depan. Pengemudi hanya saja perlu mengaktifkan tombol virtual pada layar sentuh kendaraan mereka, dan juga pintu penyimpanan drone akan terbuka di tempat berhadapan dengan mobil secara otomatis.
Video pemasaran ini juga mengungkap platform digital pendaratan drone yang mana dapat dinaikkan dengan drone dalam atasnya.
Drone yang dimaksud terlihat diangkat pada waktu EV bergerak lalu dapat bergerak mengikuti mobil BYD yang tersebut dikendarai
Menurut CnEVPost, drone yang disebutkan dapat lepas landas dan juga mendarat dengan kecepatan hingga 25 km/jam juga juga dapat kembali secara otomatis selama terbang pada radius dua kilometer dari kendaraan tersebut.
CnEVPost juga menyatakan pesawat tak berawak itu dapat mengikuti mobil BYD hingga kecepatan 54 km/jam. Hanggar penyimpanan drone akan mengisi daya drone pada waktu mendarat.
BYD serta DJI bekerja identik untuk “mengembangkan sistem yang tersebut terintegrasi sepenuhnya dari awal,” kata ketua BYD Wang Chuanfu pada acara peluncuran di area pusat teknologi China, Shenzhen, pada hari Minggu, menurut sumber SCMP. Produsen mobil yang disebutkan juga dilaporkan akan memperkenalkan versi SUV BYD Bao 8n yang dimaksud dilengkapi dengan sistem Lingyuan di waktu dekat.
Desain luar drone Lingyuan sangat mirip dengan DJI Dock 3, yang digunakan digunakan di tugas-tugas seperti inspeksi saluran listrik atau tanggap darurat. DJI Dock 3 adalah versi pertama DJI Dock yang memungkinkan Anda meluncurkan drone dari kendaraan yang dimaksud bergerak, tetapi harganya sedikit lebih lanjut mahal daripada sistem drone Lingyuan yang dimaksud digunakan oleh BYD.
- Masih Eksternal di dalam Indonesia, Jetour Akui Sering Dianggap Agen Perjalanan Wisata
- Opel kemudian Citroen Tawarkan Mobil Tanpa Fitur Hibur






