Selamat Berjuang! Dua Anggota Maybank Marathon Menuju Boston Marathon

JAKARTA – Dua partisipan lari Maybank Marathon 2024, yaitu Polniwati Salim juga Suwandi, berhasil mendapatkan slot lari pada event marathon terkemuka di tempat dunia Boston Marathon. Event ini akan diselenggarakan pada April 2025 mendatang di dalam Boston, Amerika Serikat.
Pada kompetisi Maybank Marathon 2024 yang tersebut lalu, Polniwati Salim lalu Suwandi adalah pelari Maybank Marathon pada acara Indonesia Fast Runner yang digunakan mengikuti Maybank Marathon 2024 #BaliBeatsBoston. Keduanya telah lama memenuhi aturan yakni, menyelesaikan lari kategori lari marathon dengan kriteria waktu serta kelompok usia yang ditetapkan Boston Marathon.
Pada 12 September lalu, Komite Maybank Marathon sudah pernah mengumumkan empat pelari acara #BaliBeatsBoston yang digunakan berkesempatan mengikuti Boston Marathon yang ke-129 yaitu, Suwandi dengan catatan waktu 2:40:40 juga Bui Phin Tjhin dengan catatan waktu 3:22:13 untuk kategori putra juga Steffi Audynia dengan catatan waktu 3:29:50 lalu Polniwati Salim dengan catatan waktu 3:37:51 untuk kategori putri. Namun berdasarkan hasil ballot Boston Marathon, Polniwati Salim serta Suwandi siap berlaga pada Boston Marathon 2025.
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sebagai pelopor Elite Label Road Race dari World Athletics yang digunakan pertama dan juga satu-satunya pada Indonesia, Maybank Marathon, sudah terus mengeluarkan inovasinya.
Dengan mengusung tema ‘Discover a New you’ pada Maybank Marathon 2024, Maybank Indonesia berupaya untuk merancang persepsi Maybank Marathon bukanlah hanya saja event lomba lari biasa, tetapi sebagai wadah bagi para pelari memulai perjalanan baru di mengeksplorasi diri.
Hal ini diwujudkan di area antaranya dengan membuka special entries untuk terlibat lomba di dalam Maybank Marathon 2024, kegiatan Maybank Marathon Indonesian Fast Runner 2024 (MMIFR24) kemudian Maybank Marathon 2024 #BaliBeatsBoston pada Road to Maybank Marathon 2024, yang digunakan pembukaannya diberitahukan pada 12 Mei lalu.
MMIFR24 ini merupakan kegiatan yang dimaksud dirancang untuk mewadahi juga mengapresiasi semua pelari marathon Indonesia berperforma tinggi yang bukan berasal dari undangan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). “Program ini diperuntukkan khusus bagi pelari yang dimaksud berhasil menorehkan waktu pada garis akhir pada perhelatan Maybank Marathon 2022 atau 2023 dengan kriteria catatan waktu pada serta kelompok usia yang digunakan ditetapkan oleh panitia penyelenggara,” jelas Project Director Maybank Marathon Widya Permana.
Sebanyak 78 partisipan yang mana memenuhi kualifikasi sudah diundang oleh Komite dan juga sebanyak 21 partisipan MMIFR24 yang disebutkan telah dilakukan berlari di dalam Maybank Marathon 2024 pada 25 Agustus yang digunakan lalu, untuk bersaing untuk empat quota pada inisiatif Maybank Marathon 2024 #BaliBeatsBoston.
Sementara itu, Maybank Marathon 2024 #BaliBeatsBoston adalah fase lanjutan perjalanan dari MMIFR24 yang tersebut mana merupakan acara yang mana diperuntukkan khusus bagi pelari yang digunakan terdaftar pada inisiatif MMIFR24, juga yang mana berhasil menyelesaikan lomba dengan kriteria waktu dan juga kelompok usia yang mana ditetapkan panitia pelopor Boston Marathon 2025. Selain itu, kontestan nantinya juga harus lolos pada sistem pengundian yang dimaksud akan disampaikan secara resmi oleh pelaksana Maybank Marathon 2024 juga selanjutnya juga harus lolos pada pendaftaran Boston Marathon 2025 melalui jalur qualifying time.
Project Director Maybank Marathon Widya Permana mengucapkan selamat untuk para pemenang Maybank Marathon 2024 #BaliBeatsBoston. Dia memohonkan Polniwati Salim serta Suwandi untuk fokus cuma ke persiapan serta latihan hingga April 2025 nanti.
“Kami yang mana akan mengatur keinginan baik selama training juga infrastruktur keberangkatan ke Boston, Amerika Serikat. Demikian juga, keikutsertaan Polniwati Salim kemudian Suwandi ini setidaknya merupakan salah satu upaya kami di memacu pengembangan olahraga atletik khususnya cabang lari marathon pada Indonesia lalu memotivasi pelari lainnya untuk terus bersemangat di mencapai catatan waktu terbaiknya,” tutur Widya menghentikan keterangan.






