OpenAI Kenalkan Sora, Bikin Video belaka dengan Menulis Teks

CALIFORNIA – OpenAI meluncurkan Sora, model Kecerdasan Buatan yang tersebut memunhkan mengubah teks ke video, layanan ini tersedia cuma untuk pelanggan Chatbot GPT pada Amerika Serikat kemudian beberapa negara lain. Model yang tersebut diperbarui ini menambahkan fitur-fitur seperti menciptakan video dari teks, menganimasikan gambar, dan juga me-remix video.
Dengan langganan Pengolah Bahasa Alami GPT Plus, Open Artificial Intelligence menyatakan Anda dapat menimbulkan hingga 50 video prioritas (1.000 kredit) pada resolusi hingga 720p dengan durasi 5 detik.
Langganan Chatbot GPT Pro seharga USD200 per bulan yang digunakan dirilis minggu lalu hadir dengan “generasi tak terbatas” serta hingga 500 video prioritas sekaligus meningkatkan resolusi menjadi 1080p kemudian durasi menjadi 20 detik..
OpenAI pertama kali memperkenalkan model Teknologi AI teks-ke-video, Sora, pada bulan Februari, dan juga hari ini, Marques Brownlee, alias MKBHD, mengonfirmasi peluncuran yang disebutkan dengan pratinjau berdasarkan pengalamannya menguji Sora sejauh ini.
Selama siaran langsung, OpenAI memamerkan halaman penjelajahan baru Sora dengan umpan video yang tersebut dihasilkan Kecerdasan Buatan yang dibuat oleh anggota komunitas lainnya.
Perusahaan yang disebutkan menyoroti layanan yang mana disebut “papan cerita” yang digunakan memungkinkan Anda menyebabkan video berdasarkan rangkaian perintah, juga kemampuan untuk mengubah foto menjadi video.
OpenAI juga mendemonstrasikan alat “remix” yang dimaksud memungkinkan Anda mengubah hasil Sora dengan perintah teks, beserta cara untuk “menggabungkan” dua adegan bersama-sama dengan AI.
OpenAI mengungkapkan video yang dibuat dengan Sora akan mempunyai tanda air yang terlihat juga metadata C2PA untuk menunjukkan bahwa video yang disebutkan dibuat dengan AI.
Sebelum mengunggah gambar atau video ke Sora, Perusahaan AI Terbuka meminta-minta Anda untuk mencentang perjanjian yang mana menyatakan bahwa apa yang tersebut Anda unggah tidak ada mengandung orang di tempat bawah usia 18 tahun, konten yang tersebut eksplisit atau mengandung kekerasan, kemudian materi berhak cipta.






