Cuma Bayar 3% PPnBM! Harga Innova Zenix Hybrid Anjlok Rp13 Juta

JAKARTA – eksekutif sudah pernah resmi menetapkan aturan insentif untuk mobil hybrid merupakan Pajak Penjualan menghadapi Barang Mewah Ditanggung otoritas (PPnBM DTP) sebesar 3 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk menggerakkan warga beralih ke kendaraan yang digunakan lebih besar ramah lingkungan.
Sebelumnya, calon konsumen mobil hybrid dibebaskan dari PPnBM sebesar 6 persen. Dengan adanya insentif baru ini, konsumen hanya sekali perlu membayar PPnBM sebesar 3 persen, sehingga biaya mobil hybrid menjadi lebih lanjut terjangkau.
Public Relations Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Philardi Ogi, menyatakan bahwa insentif ini dapat memacu pengguna mobil konvensional untuk beralih ke kendaraan elektrifikasi. “Dari insentif 3 persen ini yang mana diuntungkan pertama konsumen. Kami memiliki target yang tersebut beli mobil ICE sebab gap harganya sedikit,” kata Ogi di tempat IIMS 2025, JIExpo Kemayoran.
Dampak Insentif terhadap Harga Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid
Saat ini, hampir seluruh lini model yang tersebut dipasarkan Toyota mempunyai varian hybrid. Namun, yang digunakan telah memenuhi persyaratan untuk mendapatkan insentif PPnBM DTP adalah Kijang Innova Zenix Hybrid kemudian Yaris Cross Hybrid.
Ogi menjelaskan bahwa dengan adanya insentif ini, nilai tukar Kijang Innova Zenix Hybrid dapat turun Rp10 jt hingga Rp13 juta. Penurunan harga jual ini diharapkan dapat memperkecil selisih nilai antara varian bensin juga hybrid pada Kijang Innova Zenix.
Meskipun insentif yang dimaksud diberikan tak terlalu besar, penurunan harga jual diyakini dapat memberikan dampak yang dimaksud signifikan.
“Sekitar 13 jt untuk Zenix, (konsumen) yang beli Zenix bensin kita berharap beliau beralih ke yang mana HEV. Pangsa lingkungan ekonomi yang tersebut sensitif terhadap harga, ada insentif ini ia dapat dapatkan teknologi yang lebih lanjut baik, emisi turun. Benefit-nya yang digunakan pertama untuk konsumen,” ujar Ogi.
Peningkatan Penjualan Innova Zenix Hybrid
Penjualan Kijang Innova Zenix Hybrid terus mengalami peningkatan setiap tahun. Ogi berharap dengan adanya insentif PPnBM DTP ini, semakin berbagai orang yang mana beralih ke mobil hybrid.
“Innova Zenix perbandingan transaksi jual beli dalam 2023 hampir 40 persennya pengguna ICE. 2022 merosot 30 persen artinya orang telah mulai ke mobil hybrid. Mudah-mudahan dengan subsidi 3 persen kita sanggup 100 persen dalam hybrid semua,” ucapnya.
Insentif PPnBM DTP sebesar 3 persen untuk mobil hybrid merupakan langkah positif dari pemerintah untuk menggerakkan penyelenggaraan kendaraan yang mana lebih lanjut ramah lingkungan. Toyota menyambut baik kebijakan ini serta berharap dapat meningkatkan pemasaran Kijang Innova Zenix Hybrid, sehingga berkontribusi pada upaya pengurangan emisi karbondiIndonesia.





