China Berhasil Kendalikan Robot Anjing ketika Cuaca Ekstrem

BEIJING – Anjing robot yang mana diproduksi perusahaan China ini dapat melakukan berbagai tugas dan juga terbukti anjing robot ini masih bisa jadi digunakan di kondisi cuaca ekstrem.
Dalam video yang disebutkan menciptakan netizen terbelah. Sebagian orang menyatakan kegembiraan berhadapan dengan perkembangan teknologi ini, namun sebagian lagi menyatakan kegelisahan mengenai fasilitas canggih dari robot anjing.
Dalam rekaman video, robot Lynx berkaki empat terlihat bergerak menanjak dan juga merosot dengan mulus pada waktu melintasi rintangan dengan hati-hati mulai dari bebatuan hingga dinding rendah.
Robot itu terlihat mengubah posisinya, terkadang berdiri dengan empat kaki dan juga terkadang dengan dua kaki. Ia juga melakukan salto ke belakang lalu berbelok tajam dengan cepat.
Robot ini memiliki roda segala medan dan juga tidak cuma kaki, yang digunakan kabarnya berbeda dari pendahulunya.
Sebagaimana dilaporkan oleh Sun, mesin yang disebutkan dapat bekerja pada suhu ekstrem antara -20°C hingga 55°C. Ini adalah berarti bahwa robot yang dimaksud juga kedap air sehingga memungkinkan untuk digunakan di hujan deras.
“Penerapan teknologi ini untuk keperluan militer sungguh mengerikan,” tulis orang pengguna YouTube.
“Itu luar biasa. Saya suka bagaimana ia beradaptasi ketika meluncur menuruni bukit serta memperlambat kecepatannya dengan memiringkan seluruh badan ke samping. Kemampuan manuver yang digunakan sempurna,” tambah pengguna lain.
“Oh sial, itu benar-benar mematikan,” komentar pengguna ketiga.
“Ketika Anda mengira itu adalah anjing robot, ia berdiri sambil bersepatu roda ke arah Anda kemudian hendak meninju dengan roda depannya,” canda pengguna keempat.
“Ini gila. Orang-orang tidak ada punya ilustrasi apa yang akan terjadi,” tulis pengguna kelima.
“Dengan persepsi terintegrasi yang tersebut unik pada X30, perangkat ini dapat bernavigasi lalu beroperasi secara otonom dalam lingkungan ekstrem seperti kegelapan, cahaya yang kuat, kedipan, juga bahkan tanpa sumber cahaya apa pun,” tulis perusahaan itu dalam situs webnya.






