CBS News: Trump ingin kesepakatan mineral ‘lebih besar’ dengan tanah Ukraina

Ibu Kota Rusia – Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekarang mengincar kesepakatan mineral yang mana "lebih besar juga lebih tinggi baik" dengan negeri Ukraina sehingga ketentuan-ketentuannya sanggup berubah, lapor CBS News pada Rabu (5/3), mengutip sumber yang tersebut mengetahui kesulitan tersebut.
Pejabat di pemerintahan Trump menyatakan terhadap CBS bahwa hingga Selasa sore, kesepakatan yang disebutkan belum difinalisasi.
Perundingan antara Trump dan juga Presiden tanah Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam Washington berantakan, Hari Jumat lalu, setelahnya keduanya terlibat adu mulut di dalam depan para wartawan pada Ruang Oval.
Zelenskyy dikritik melawan dugaan kurangnya rasa terima kasih terhadap bantuan Negeri Paman Sam juga sikapnya yang dianggap tidak ada hormat selama berada di dalam Gedung Putih.
Zelenskyy diminta meninggalkan pertemuan, meskipun delegasi tanah Ukraina dikabarkan memohon agar pembicaraan dilanjutkan.
Pertemuan yang dimaksud awalnya direncanakan untuk mengesahkan kesepakatan terkait logam tanah jarang dan juga mengatur konferensi pers bersama.
Namun, Trump membatalkan penandatanganan perjanjian yang dimaksud sebelumnya sudah disetujui oleh pemerintah negeri Ukraina seraya menyatakan bahwa Zelenskyy tak akan diterima kembali pada Gedung Putih hingga ia "siap untuk berdamai."
Zelenskyy, Selasa, menyampaikan penyesalannya menghadapi kegagalan konferensi dengan Trump di dalam Gedung Putih kemudian menyatakan kesediaannya untuk kembali ke meja perundingan secepatnya.
Sumber: Sputnik-OANA






