Bergeser ke Perekonomian Perang, Angka Kontraktor Senjata Terbesar Jerman Melewati VW

JAKARTA – Kontraktor pertahanan terbesar Jerman , Rheinmetall pada waktu ini bernilai melebihi perusahaan raksasa di dalam Eropa berdasarkan pendapatan, Volkswagen. Tulang punggung sektor Jerman mengalami perubahan besar-besaran menuju ekonomi perang.
Nilai Rheinmetall telah lama meningkat tiga kali lipat sejak Donald Trump terpilih sebagai presiden Negeri Paman Sam pada bulan November. Trump semakin menjauhkan Amerika Serikat dari perannya sebagai perantara perdamaian Barat, meningkatkan ekspektasi penanam modal tentang lonjakan pengeluaran pertahanan di area antara anggota NATO jika Eropa.
Rheinmetall telah lama berjanji akan datang memperluas untuk memenuhi tuntutan militer Eropa. Sementara itu, nilai tukar saham Volkswagen sebagian besar mengalami stagnan ketika mencoba menavigasi miliaran dolar dalam berada dalam penghematan biaya dan juga ketidakpastian permintaan konsumen.
Contoh paling simbolis dari basis lapangan usaha Jerman yang mana bergeser dari otomotif ke militer, yakni mengawasi kondisi pabrikan kelas berat. Sebagai bagian dari negosiasinya dengan majelis kerja untuk menghurangi kapasitas, Volkswagen berencana menghentikan produksi di area pabrik Osnabruek serta menjualnya untuk menghentikan biaya.
Berbicara terhadap wartawan pada hari berada dalam pekan kemarin, direktur utama Rheinmetall, Armin Papperger mengatakan, pabrik Osnabruek “sangat cocok” untuk ekspansi perusahaan, sebab pindah ke lokasi yang digunakan akan tambahan tidak mahal daripada merancang pabrik baru.
Papperger menerangkan, bahwa meskipun bukan ada konsep bagi Rheinmetall untuk pindah ke wilayah Volkswagen, segalanya masih dapat bergerak cepat. “Satu hal yang tersebut jelas, sebelum saya merancang pabrik tank baru di dalam Jerman, kami tentu cuma akan melihatnya,” katanya seperti dilansir Fortune.
Reuters melaporkan pada bulan Januari bahwa perusahaan EV China sudah muncul sebagai pembeli potensial dari pabrik itu, mencerminkan kekuatan negara mengalami perkembangan dalam sektor otomotif Eropa.
Seorang perwakilan untuk Volkswagen tidaklah segera menanggapi permintaan komentar. Namun, berbicara untuk publikasi Jerman ZDF pada hari Selasa, direktur utama Volkswagen Oliver Blume mengatakan, ada opsi potensial untuk berkolaborasi dengan Rheinmetall.
Pergeseran Arah Industri Jerman
Volkswagen merupakan perusahaan terbesar di tempat Eropa berdasarkan pendapatan pada tahun 2023, menduduki puncak daftar Fortune 500 Eropa terbaru pasca memunculkan tambahan dari USD348 miliar. Namun pada penutupan bursa hari Rabu, grup ini menempati peringkat ke-46 sebagai perusahaan paling berharga dalam Eropa, dengan nilai lingkungan ekonomi hanya sekali USD60 miliar.
Sebagian besar kekuatan bidang Jerman selama abad ke-21 dibangun di tempat melawan sektor otomotifnya yang digunakan dominan, dengan mempekerjakan sekitar 780.000 orang pada tahun 2023.






