Bisnis

Dirjen Anggaran Isa Rachmatarwata Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya, Ini adalah Kata Kemenkeu

JAKARTA – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ), Isa Rachmatarwata menjadi terdakwa persoalan hukum korupsi pengelolaan keuangan dan juga dana pembangunan ekonomi PT Asuransi Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung. Kepala Biro Komunikasi juga Layanan Data Kemenkeu, Deni Surjantoro mengungkapkan, bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang digunakan berjalan.

“Kami menghormati proses hukum yang dimaksud sedang berjalan,” kata Deni ketika dikonfirmasi MNC Portal, Hari Jumat (7/2/2025) malam.

Saat ditanya lebih lanjut lanjut mengenai perkara yang dimaksud dihadapi Isa, Deni hanya saja menjawab singkat. “Untuk kasusnya silahkan tanya ke Kejaksaan Agung ya,” imbuh Deni.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu terperiksa baru di lasus pengelolaan keuangan serta dana penanaman modal pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Adapun terdakwa baru yakni Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Isa Rachmatarwata (IR).

Sebelumnya Direktur Penyidikan Jampidsus Abdul Qohar menjelaskan, Isa ditetapkan terperiksa usai dijalankan pemeriksaan oleh pasukan penyidik.

“Malam hari ini penyidik telah dilakukan menemukan bukti yang tersebut cukup adanya perbuatan pidana yang tersebut dilaksanakan oleh IR yang tersebut pada waktu itu menjabat sebagai kabiro Asuransi pada Bapepam LK 2006-2012,” terang Qohar ketika ju pa pers pada Kejagung RI, DKI Jakarta Selatan, Hari Jumat (7/2/2025).

Ia mengatakan, terdakwa diduga sudah melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Perbuatan sebagaimana yang disebutkan diatas berdasarkan laporan hasil riksa penanaman modal penghitungan kerugian negara melawan pemulihan keuangan pada pt jiwasraya 2008-2018 banyak Rupiah 16.807.283.375.000,” tandasnya.

Dalam perkara ini, terdapat 13 terperiksa korporasi lalu enam orang terdakwa. Mereka adalah mantan Direktur Utama Asuransi Jiwasraya (AJS) Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan AJS, Hary Prasetyo juga Kepala Divisi Penyertaan Modal juga Keuangan AJS, Syahmirwan.

Selanjutnya Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat lalu Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.

Related Articles

Back to top button