Pangeran William Diduga Gemar Nonton Film Porno sejak Kuliah, Model Victoria Silvstedt Jadi Favorit

JAKARTA – Pangeran William diduga gemar nonton film porno sejak masih kuliah, tepatnya di tempat Universitas St. Andrews juga film yang digunakan dibintangi model cantik Victoria Silvstedt menjadi salah satu favoritnya.
Dikutip RadarOnline.com, dugaan ketertarikan Pangeran William pada film dewasa sudah menambah lapisan drama lain pada masa yang telah penuh gejolak bagi monarki.
Cerita ini bermula dari masa kuliah William di tempat Universitas St. Andrews, tempat ia dilaporkan mengembangkan reputasi lantaran menyewa “komedi seks yang mana cabul” dari toko video lokal.
“Pangeran memiliki watak yang sangat cabul ketika ia masih sekolah, kemudian itu terlihat dari kecintaannya pada komedi seks yang nakal,” kata manusia sumber kerajaan.
Salah satu film favoritnya adalah film Boat Trip tahun 2002, yang mana dibintangi oleh model Swedia Victoria Silvstedt. “William hampir menghabiskan salinan film itu,” seraya mencatat bahwa ia menghimpun denda keterlambatan yang dimaksud signifikan lantaran gagal memulihkan film tepat waktu.

Meskipun ini mungkin saja tampak seperti peninggalan masa mudanya yang tidaklah berbahaya, sumber-sumber menyatakan bahwa ketertarikan William pada konten dewasa terus berlanjut hingga beliau dewasa.
“Ia menghabiskan waktu berjam-jam menonton film serta gambar-gambar murahan. Kate sangat terkejut bahwa ayah tiga anak lalu calon Raja Inggris itu akan menjerumuskan dirinya pada perilaku yang dimaksud tiada pantas seperti itu,” tutur sumber itu.
Laporan yang dimaksud mengklaim bahwa Kate sudah memohon petugas menghapus konten eksplisit dari daftar tontonan streaming-nya, oleh sebab itu khawatir perilaku yang disebutkan dapat semakin mencoreng reputasi keluarga kerajaan.
Kate Middleton Marah lalu Malu
Kegemaran calon raja terhadap konten yang tersebut cabul sudah pernah menimbulkan istrinya, Kate Middleton, merasa malu dan juga marah. Pengungkapan ini muncul ketika Putri Wales pulih dari tantangan kesehatannya sendiri. Demikian denan Raja Charles, yang digunakan sekarang berjuang melawan karsinoma dan juga konflik keluarga dengan kontroversi yang digunakan sedang berlangsung yang melibatkan Pangeran Andrew dan juga Pangeran Harry.
Pakar kebugaran mental Dr. Gilda Carle menyarankan bahwa dugaan perilakunya mampu jadi merupakan mekanisme penanggulangan.
“Sangat mungkin saja ia mencari pelarian dari kenyataan pahit yang tersebut mengelilinginya. Jika itu mengganggu fokusnya sebagai ayah kemudian pelayan bagi rakyatnya, maka beliau perlu terapi untuk mengatasinya,” ucapnya.
Bagi Kate, situasi yang disebutkan dilaporkan menjadi sumber rasa malu yang dimaksud mendalam. “Kate merasa dipermalukan oleh perilakunya lalu takut itu akan terungkap kemudian menyebabkan tambahan sejumlah aib bagi keluarga.”
Saat monarki mengarungi perairan yang dimaksud berombak ini, fokusnya tetap saja pada bagaimana keluarga kerajaan akan mengatasi tantangan ini sambil mempertahankan citra masyarakat mereka.






