25 Korporasi Raksasa Antre IPO hingga Pertengahan Maret, Berikut Rinciannya

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menjadi magnetik bagi perusahaan-perusahaan raksasa yang mana ingin melantai pada bursa modal . Hingga pertengahan Maret 2025, sebanyak 10 perusahaan telah terjadi sukses mencatatkan sahamnya dengan total dana yang digunakan dihimpun mencapai Rp3,88 triliun.
Namun dinamika pangsa modal tak berhenti di tempat situ. Saat ini, terdapat 26 perusahaan di pipeline IPO pencatatan saham BEI. Dari bilangan bulat tersebut, terdapat 25 raksasa korporasi dengan aset di dalam menghadapi Rp250 miliar.
“25 Perusahaan aset skala besar. (aset pada berhadapan dengan Rp250 miliar),” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna untuk awak media, Hari Sabtu (15/3/2025).
Dari klasifikasi aset berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017, cuma satu perusahaan yang dimaksud masuk kategori aset skala menengah (Rp50 miliar hingga Rp250 miliar).
Sementara tiada ada perusahaan dengan aset kecil (di bawah Rp50 miliar). Adapun dari segi sektor industri, calon perusahaan rakyat tersebar dalam berbagai bidang.
Sektor consumer non-cyclicals atau permintaan primer mendominasi dengan 6 perusahaan, disusul sektor healthcare dan juga industrials masing-masing 4 perusahaan. Bagian energi lalu basic materials menyusul dengan 3 perusahaan, sementara sektor financials, infrastructures, dan juga technology masing-masing menyumbang 1 perusahaan.
Sektor transportation & logistics turut berkontribusi dengan 2 perusahaan, sedangkan sektor properties & real estate nihil pada antrean IPO kali ini.






